Istana Dolmabahce jauh lebih besar di dalam daripada yang diperkirakan banyak pengunjung pertama kali.
Istana ini memiliki ratusan kamar dan puluhan aula, tetapi pengunjung terutama
melewati sejumlah ruang seremonial, penerimaan, dan pribadi yang penting. Istana ini secara tradisional dibagi menjadi tiga bagian utama:
Selamlik, tempat urusan negara ditangani;
Aula Upacara, tempat acara resmi besar diadakan;
dan Harem, tempat Sultan dan anggota keluarga kekaisaran
tinggal. Istana Dolmabahce memiliki 285 kamar serta banyak aula, pemandian, dan
ruang lainnya. Anda tidak akan mengunjungi setiap kamar selama tur biasa, tetapi beberapa
ruangan penting membantu menjelaskan bagaimana istana digunakan.
Jawaban singkat:
Beberapa interior terpenting meliputi Medhal Hall, Süfera Hall,
Red Room, Zülvecheyn Hall, Ceremonial Hall, Blue Hall,
Pink Hall, Apartemen Valide Sultan, dan Ruang Atatürk.
Medhal Hall
Medhal Hall adalah salah satu ruang utama pertama yang ditemui pengunjung di
bagian Selamlik di Dolmabahce Palace. Ruangan ini berfungsi sebagai pintu masuk yang mengesankan ke bagian administratif istana.
Para pejabat dan tamu penting akan tiba di sini sebelum melanjutkan ke
ruang-ruang kenegaraan. Dekorasinya langsung memperkenalkan pengunjung pada gaya Dolmabahce
Palace, di mana detail Ottoman dipadukan dengan pengaruh arsitektur Eropa.
Süfera Hall
Süfera Hall, yang juga dikenal sebagai Ambassadors' Hall, merupakan salah satu
area penerimaan diplomatik penting di istana. Para duta besar asing dan tamu resmi diterima di bagian
istana ini sebelum bertemu Sultan. Dekorasinya yang rumit, perabotan, dan
langit-langitnya dirancang untuk mencerminkan prestise istana Ottoman. Ini adalah salah satu ruangan terbaik untuk memahami peran resmi dan diplomatik
Istana Dolmabahce.
The Red Room
The Red Room adalah ruang penerimaan penting lainnya di dalam Selamlik.
Namanya berasal dari nuansa merah dominan yang digunakan di seluruh dekorasinya. Para duta besar dan pengunjung penting dapat diterima oleh Sultan di ruangan ini
setelah melewati area resmi lain di istana. Dibandingkan dengan ruang-ruang seremonial yang sangat besar, The Red Room terasa lebih seperti
ruang pertemuan formal dan memberi pengunjung gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana audiensi resmi
berlangsung di dalam istana.
Zülvecheyn Hall
Zülvecheyn Hall berfungsi sebagai ruang transisi antara berbagai bagian
apartemen resmi Sultan. Lokasinya menjadikannya penghubung penting antara ruang-ruang kenegaraan yang lebih umum
dan area kerja serta tempat tinggal Sultan yang lebih pribadi. Mungkin tidak seterkenal Ceremonial Hall, tetapi tempat ini membantu pengunjung
memahami bagaimana berbagai bagian Dolmabahce Palace saling terhubung.
Aula Seremonial
Aula Seremonial, yang juga dikenal sebagai Aula Muayede, adalah
ruang interior terbesar dan paling mengesankan di Istana Dolmabahce. Terletak di antara bagian Selamlik dan Harem, aula ini digunakan untuk
upacara kenegaraan besar, pertemuan resmi, dan perayaan hari raya keagamaan. Kubahnya yang besar, skalanya yang monumental, dan lampu gantungnya yang terkenal menjadikannya salah satu bagian
paling berkesan dari kunjungan ke Istana Dolmabahce. Bagi banyak pengunjung, Aula Seremonial adalah daya tarik utama dari interior istana.
Blue Hall
Blue Hall adalah salah satu ruang paling terkenal di bagian Harem
Istana Dolmabahce. Tidak seperti ruangan resmi di Selamlik, Harem terhubung dengan
kehidupan pribadi keluarga kekaisaran. Blue Hall digunakan untuk pertemuan
keluarga penting dan acara seremonial. Namanya berasal dari nuansa biru yang digunakan dalam dekorasinya, yang menjadikannya
salah satu ruangan paling khas di Harem.
Aula Merah Muda
Aula Merah Muda adalah ruangan penting lainnya di Harem. Ruangan ini digunakan sebagai area resepsi dan berkumpul bagi anggota keluarga
kekaisaran dan terasa lebih menyerupai hunian daripada ruang kenegaraan formal di istana. Dekorasinya yang lebih lembut, perabotan, dan lokasinya yang menghadap Bosphorus membantu pengunjung
memahami sisi pribadi kehidupan di dalam Istana Dolmabahce.
Apartemen Valide Sultan
Harem juga memiliki ruangan-ruangan yang terhubung dengan
Valide Sultan, ibu dari Sultan yang berkuasa. Apartemen-apartemen ini mencakup ruang penerimaan, kamar tidur, dan ruang hunian pribadi
yang digunakan dalam lingkungan rumah tangga kekaisaran. Bagian istana ini menunjukkan suasana yang sangat berbeda dari ruang-ruang
penerimaan resmi dan aula seremonial.
Kamar Atatürk
Salah satu ruangan yang paling penting secara historis di Istana Dolmabahce adalah
ruangan tempat Mustafa Kemal Atatürk menghabiskan hari-hari terakhirnya dan meninggal pada
10 November 1938. Ruangan tersebut terletak di bekas bagian Harem dan jauh lebih sederhana daripada
banyak ruang seremonial megah istana. Arti penting historisnya menjadikannya salah satu ruangan yang paling bermakna bagi
banyak pengunjung Istana Dolmabahce.
Apakah Crystal Staircase sebuah Ruangan?
Tidak, tetapi Crystal Staircase adalah salah satu fitur interior paling terkenal
di Istana Dolmabahce. Tangga ini menghubungkan lantai-lantai utama Selamlik dan dikenal karena
detail kristal, kuningan, dan mahoninya. Meskipun secara teknis bukan sebuah ruangan, tangga ini merupakan salah satu fitur arsitektur
yang paling sering diingat pengunjung setelah tur istana mereka.
Apa Saja Ruangan Terpenting yang Harus Dilihat di Istana Dolmabahce?
Pengunjung tidak melihat seluruh ratusan ruangan istana secara satu per satu.
Sebaliknya, rute pengunjung berfokus pada area historis, seremonial,
dan hunian yang paling penting.
- Aula Medhal
- Aula Süfera
- Ruang Merah
- Aula Zülvecheyn
- Aula Seremonial
- Aula Biru
- Aula Merah Muda
- Apartemen Valide Sultan
- Kamar Atatürk
- Tangga Kristal
Bersama-sama, ruang-ruang ini menampilkan tiga sisi berbeda dari Istana Dolmabahce:
pemerintahan, upacara, dan kehidupan kekaisaran pribadi.